Jakarta --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menjadikan tahun 2012 ini sebagai tahun untuk memberikan layanan kepada mereka yang tidak terjangkau. Jargonnya adalah: “Menjangkau Mereka yang Tak Terjangkau”.
Jargon tersebut, kata Mendikbud Mohammad Nuh dalam jumpa pers akhir tahun, Jumat (30/12) pagi, adalah bagian dari kelanjutan dari program keramahan sosial yang dicanangkan tahun 2011, yakni ketika Kemdikbud menjemput para lulusan SMA/MA/SMK dari keluarga miskin untuk masuk ke perguruan tinggi negeri. “Kami akan memperluas program tahun sebelumnya dengan jargon “Menjangkau Mereka yang Tak Terjangkau”,” katanya.
Melalui jargon ini, kata Mendikbud yang dalam jumpa pers didampingi seluruh pejabat eselon satu di lingkungan kementeriannya, diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan di semua jenjang. “Jargon ini penjelasannya adalah untuk menjalankan pendidikan untuk semua ( education for all - EFA), yang telah dinyatakan dan diamanatkan dalam konstitusi dan UU Sistem Pendidikan Nasional,” tuturnya.
Mantan Menkominfo ini juga berharap, jargon ini dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (human development index/HDI), karena pendidikan berkorelasi positif terhadap capaian HDI, yang merupakan gabungan dari nilai dari indeks kesehatan, pendidikan, dan pendapatan per kapita.





